Selasa, 28 Agustus 2018

Comeback! :3

8/28/2018 10:30:00 PM 0 Comments
It’s really been a very-very-very loooong time!
Two years of hiatus time, isn’t it?

Well, hello guys,
this is me and I am back to this blog, for good! :3

Setelah dua tahun lamanya berlalu *sobs* well, akhirnya aku dapat waktu yang benar-benar luang untuk urus-mengurus blog tersayang ini *virtual hug*. Welcome to your senior year, Saff! :”) Nggak ngerti lagi kenapa rasanya cepaaat banget waktu berlalu, as if baru kemarin banget dapat pengumuman dengan font warna hijau di Ilmu Gizi IPB, lalu tiba-tiba sekarang udah masuk tingkat akhir (re: skripsi, seminar, OMG!).

Nah, karenaaaa untungnya selama kuliah di Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (ea~) KRS-ku dipaketkan, maka akhirnya sisa SKS di semester 7 dan 8 hanya tersisa 12 SKS menuju lulus, yeay! Internship di rumah sakit sebanyak 5 SKS featuring skripsi 6 SKS dan seminar 1 SKS. Way to go!

Yah, walaupun nggak semudah itu menjalaninya, you know, SKS paketan begini tuh sungguh menyiksaaa :”) Masuk jam 7, baru kelar jam 6 malam. Setiap hari kuliah pagi, praktikum selalu ada, belum lagi laporan yang dikerjakan hari ini untuk deadline besok, laporan yang dikerjakan besok untuk deadline lusa, laporan yang dikerjakan lusa untuk deadline dua hari kemudian---dan begitu seterusnya!  Hmm, jadi rada kangen sama masa-masa sleepless ‘paksa’ selama tiga tahun penuh deh :”) Pengen kembali tapi nggak mau mengulang! Wkwkwk.

Oke, kembali ke topik :3

Salah satu alasan utamaku balik mau mengurus blog adalah karena aku baru aja melewati salah satu waktu terbaik dalam hidupku: KKN!

Surely, it is indeed my very very very best time ever! Jadi, aku akan mengemas 40 hari cerita KKN-ku dalam setidaknya 5 chapter, dengan satu chapter sebagai prekuel (ea haha) buat memperkenalkan anggota tim keluargaku di Desa Legok Kaler, Sumedang!

(Dikenalin di post berikutnya, ya! :p )

Well, see you guys on my next post!
CIAO!<3

Rabu, 04 Mei 2016

College Life #1

5/04/2016 03:16:00 AM 2 Comments


Halo, halo. Hai!

Soooooooo looooooong, too long, I've already missing my old me whose always have her time to sit for hours in front of her beloved red laptop and type this-that---everything.

Oke, jadi---*oke maaf, post ini engga sesuai janjiku yang tadinya mau nge-post tentang profil isi kelas SMA-ku*

Well, so here I am.

Setelah melewati segala macam aral melintang selama menjadi siswa kelas 12--ujian sekolah, ujian nasional, ujian ini, ujian itu, les tiap hari sampai malam, panitia buku tahunan, mikirin lulus atau engga, ngurus sisa-sisa hal yang tertinggal di sekolah, bersih-bersih kelas, pasang target ini itu untuk masuk universitas negeri, dan pastinya belajar-belajar-belajar buat tes masuk universitas atau yang biasa disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) karena semua orang tahu, SNMPTN atau jalur seleksi undangan ngga bisa diharapkan seratus persen.

Wah. Benar-benar setahun yang lalu, ya.
:")
Jadi merasa tua.
/no.

Singkat cerita, aku dapat warna merah di hasil pengumuman undanganku dan--oh yes, it breaks my heart so much. Sangat tidak menyangka akan begini hasilnya karena hanya aku yang mendaftar Ilmu Gizi di Institut Pertanian Bogor dari SMA-ku. Lalu, ternyata hasil merah itu berdampak besar banget. Tentunya selain jadi cambukan dan tamparan keras buatku untuk berhenti bermalas-malasan, kedua orang tuaku juga jadi panik._.

Ayahku; yes, indeed. He was more panic than my mother.
Berkali-kali aku bilang: "Yah, nilaiku insya Allah bisa tembus FK. Jadi, aku mau daftar FK UNS."
But he said no.

Oke, aku nangis. Jelas. Aku udah ngga tahu harus daftar apa lagi. Untuk pilihan pertama, aku mau ambil jurusan dengan PG tertinggi dan yang aku minati: FK. Lalu dengan penolakan ayahku, aku bisa apa?

Sebenernya alasannya benar: mahasiswa kedokteran sudah terlalu banyak. Dan lagi, beliau memberikan kata-kata yang sempat nyaris membuat aku down. Beliau mengatakan kalau saat ini, yang berjuang untuk masuk PTN lewat jalur tes ngga hanya aku, tetapi juga ratus ribuan pendaftar yang tersebar di seluruh Indonesia. Yang saat ini belajar di tempat les hingga larut malam atau belajar hingga benar-benar suntuk ngga hanya aku, tetapi juga ratus ribuan pendaftar lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Get real, sainganmu ada di seluruh Indonesia!

Aku tahu ayahku jauh, jauh, jauh lebih panik karena aku tidak diteria lewat jalur undangan. Aku paham sekali ayahku pasti ingin aku diterima lewat jalur tulis, karena, well, nobody wants their heart broken twice, kan?

Jadi, setelah konsultasi sana-sini, shalat Istikhoroh, minta petunjuk pada Allah, dan mempelajari kira-kira profesi apa yang akan aku senangi di masa depan, sampailah pada suatu titik----yang sebenarnya kembali lagi ke titik itu: Ilmu Gizi di Institut Pertanian Bogor.

Kemudian, hari H yang ditunggu-tunggu pun datang. So crowded, benar-benar kesalahan besar kalau berangkat 30 menit sebelum tes dimulai. Macet parah! Aku sampai di tempat tesku sekitar lima-enam menit sebelum kami dipersilakan masuk ruangan. Ngga kebayang, kan, paniknya?

Lalu, tes pun dimulai. Soalnya... asfdghkasljdhahdhaslfhafasdabjdgary. Screw this, I'm so fucked up. Gila, ngga nyangka soalnya bakalan sesusah itu. Soal pengerjaannya... hehe, gitu deh. Can't tell, perasaanku kacau banget rasanya. Lepas mengerjakan semua sesi SBMPTN, aku pulang, dan----yes ofc, I cried! Baru sampai rumah dan ketika melihat wajah ibumu yang bertanya 'bagaimana' justru bikin kamu tambah ingin menangis. That's what I did. Aku sentuh pipi ibuku dan aku menangis. Aku ngga bilang apa-apa kecuali kata maaf.

Sisa hari itu aku lewati di kamar. No words. Kacau. Entah kenapa bayang-bayang pengumuman merah sudah terukir di kepalaku-ha!

Karena sudah yakin (mungkin) aku akan gagal lagi karena soalnya menyebalkan, aku bersyukur sempat daftar Ujian Tulis UGM atau semacam ujian masuk UGM, dengan prodi pilihan pertama sama seperti pilihan SBMPTN-ku, yaitu Gizi Masyarakat.

Then, finally that day was coming! 9 Juli 2015, pengumuman hasil SBMPTN.
Belum apa-apa dan aku udah menangis. Mungkin trauma karena pengumuman merah dua bulan yang lalu? Hahaha. But that was okay. My dad was right behind me, teased me to not being such a crybaby. Ibuku hanya tertawa, berkata semuanya akan baik-baik saja. Apapun hasilnya, itu keputusan yang paling baik dari Allah.

Insya Allah.


:')


 



KEMUDIAAAAAAAAN, DIMULAI MASA-MASA KULIAH YANG JAUH BERBEDA DENGAN KEHIDUPAN SMA.

Karena di IPB ada semacam tingkat penyetaraan untuk seluruh mahasiswa baru, yaitu PPKU atau Program Pendidikan Kompetensi Umum, aku harus belajar pelajaran-pelajaran SMA lagi selama satu tahun: means aku bakal ketemu Fisika dan Matematika yang mati-matian aku hindarin! :"

Selain tingkat penyetaraan, seluruh mahasiswa baru wajib tinggal di asrama. :"
Entah deh, rasanya ini semua terlalu 'baru' buatku.

Untuk pertama kalinya dalam hidup, diantar oleh kedua orangtuaku merantau.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, aku ditinggal di kota lain oleh ayah dan ibu.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, seperti kembali menjadi anak umur lima tahun yang cengeng karena hendak ditinggal ibunya pergi.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, rasanya sedih banget ketika melihat mobil yang berisi ayah dan ibu menjauh dari pandangan.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, dihadapkan pada kenyataan bahwa mulai detik itu, kamu adalah kamu yang hidup mandiri dan sendiri.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, all by your own.

Homesick, jelas. Hari-hari pertama di asrama masih sedikit diwarnai tangisan. Telepon dari ibu selalu membuat air mata jatuh, ngga tahu kenapa. Tapi ibuku selalu menyemangati walau malah menertawai aku yang masih saja cengeng.

"Kan kamu yang pilih mau kuliah di luar, Na. Harus kuat dong, semangat."

Of course. I choose my path here, Institut Pertanian Bogor. Sudah seharusnya aku bertanggung jawab atas pilihanku.

Sedikit demi sedikit, adaptasi deh dengan lingkungan sekitar. 

Kamarku di A3, Lorong 2, nomor 293. I've got 3 roommates, yang bisa aku katakan GILA! Mereka semua ternyata sama saja karakternya seperti aku, haha. Makanya, baru seminggu-dua minggu di sana, aku bisa cepat akrab dengan mereka. Yang pertama asal Jakarta, namanya Aminati Zuhriyah, jurusan Biologi. Yang kedua asal Medan, namanya Novensca Ayu Ulina, jurusan Teknologi Industri Pertanian, dan yang ketiga asal Bogor, namanya Harni Nadya Fasya, jurusan Manajemen Kehutanan. Ngga ngerti lagi, mereka semua koplak! :")

Kemudian, aku mulai adaptasi dengan rombongan kelasku yang baru, kelas T.04. Di kelas ini, dikumpulkan mahasiswa-mahasiswa dengan empat jurusan yang berbeda, dari empat fakultas yang berbeda pula. Ada mahasiswa jurusan Agronomi dan Hortikultura (my dad's almamater!) dari Fakultas Pertanian. Ada mahasiswa jurusan Kedokteran Hewan dari FKH, ada pula mahasiswa jurusan Biologi dari FMIPA. Dan terakhir, tak lain dan tak bukan yaitu jurusan Gizi Masyarakat dari Fakultas Ekologi Manusia.

Di awal-awal, aku masih (sok) malu-malu hehe. Berangkat kuliah tiap pagi bersama beberapa anak lorongku yang ternyata satu kelas denganku--setelah dikenalkan oleh Ami. Ada Anata Amalia dari Palu, ada Emah Himawati dari Pekalongan, ada Safira Asy-Syifa dari Depok dan Ucik Rokhmatin dari Madiun. They are so friendly! Bahkan sampai sekarang, kami masih dekat banget. Sayangnya, kami semua dari jurusan yang berbeda, di mana setelah masa PPKU berakhir, jelas kami akan berpisah huhuhu. Anata anak FKH, sementara Emah, Syifa dan Ucik anak AGH. :(

Biarpun awalnya masih (sok) malu-malu, sekarang aku malah dicap paling berisik sama mereka. Dicap 'begal' di kelas hanya karena aku asal Lampung, ngga logis banget deh anak-anak kelasku :')
Tapi, seisi kelas T04 yang jumlahnya lebih dari 100 orang ini asyik semua! Aku bersyukur banget bisa masuk kelas itu. Thanks to Ari dan Dhilla yang ternyata juga anak Lampung, aku jadi lebih mudah buat beradaptasi dan saling mengenal dengan seisi kelas. Memang lebih mudah akrab dengan teman yang satu daerah sih, hehehe. Tapi, makin hari---bahkan hingga hari ini yang notabene sisa waktu bersama kelas T04 hanya kurang lebih dua bulan lagi:"(---kami semua makin akrab. Aku suka banget dengan kelasku dan seluruh isinya, for sure!

Well, ini sudah jam tiga dini hari dan aku kuliah pukul tujuh hari ini.
Another post, aku akan usahakan secepat mungkin!
Tunggu post dengan judul College Life #2, ya! :p


Love,
Saff!

*well, so here are some pics for you!*

Gedung Kuliah PPKU: Common Class Room (CCR)

HOME SWEET HOME(?) (TvT)/

Asrama Putri. Fyi, asramaku yang di ujung kanan itu, A3.

Papermob pas masa ospek IPB: MPKMB

Acara asrama. Dari kiri paling depan: aku, Novensca, Ami, Nadya

Kiri-kanan: Nope, Nadya, aku. Ami ngacir(?)

Squad A3! Kiri-kanan: Ucik, Emah, aku, Anata

Abis praktikum kimia. Aku, Emah, Syifa, Anata.

Senin, 06 April 2015

Random Talks

4/06/2015 11:25:00 PM 2 Comments
HOLA~

So yeah, I really really really am bored of my life right now—study, study, study. And study.

Seminggu menjelang UN. Belajar terus-terusan ternyata bosan :’ padahal yaaa inilah saat-saat yang bener-bener nentuin……. Ngga juga sih, hehe. Baru inget kalo kelulusan diliat dari akumulasi nilai-nilai *termasuk UN juga sih-_-* dan ditentuin sama sekolah.

UN-ku modern banget, sementang sekarang udah zaman globalisasi yang majunya nggak nanggung-nanggung lagi. CBT, Computer-Based Test. Jadi, UN-nya nggak pake kertas-kertas kayak ujian biasa, nggak perlu bawa pensil 2B dan ngebulet-buletin di lembar jawaban. Cukup klik sana-sini, drag and drop, lalu selesai. Coretan memang masih perlu, tapi sayangnya soal udah nggak bisa dicoret-coret lagi kayak dulu.

Hmm, berhubung ini judulnya Random Talks, maka aku mau ngomongin semuanya randomly ah.

All the time being, my life is such a mess. A total mess, I say. 

Messy bukan berarti dalam hal yang secara nyata, tapi—serius, mentally. Kalau mau dibilang sejak postingan terakhir blog ini semuanya mulai berantakan, nggak juga sih. Yang jelas, akhir tahun kemarin aku sadar kalo tahun lalu itu benar-benar berakhir dengan sangat buruk. Limit senang-senangnya yah, pas aku ulang tahun. Setelah itu, oke---everything turned into its worst.

Susah-susahnya menata semuanya, ditambah setumpuk tugas-tugas bikpal yang sebenernya nggak ada hubungannya sama pelajaran UN sejak tahun 2015 dimulai, stress sampe nangis gara-gara terpaksa melakukan sesuatu yang seharusnya nggak dilakukan akibat sibuk jadi panitia buku tahunan, masalah-masalah tentang teman //Alhamdulillah udah solved deh yang satu ini :’)//, krisis kepercayaan sama orang-orang daaan semua pikiran tentang SNMPTN undangan, SBMPTN, UM-UM dkk----sulit dipercaya deh, semuanya sebentar lagi akan lewat.

Tapi  buat yang paling terakhir belom lewat :’’ Itu satu hal yang benar-benar mengerikan dan bikin stress seluruh anak kelas 3 SMA di dunia ini. Meh.

Meh.

Meh.

Oke.

At least, give it the best shot! Paling nggak, demi ujian terakhir di masa putih abu-abu ini, harus kasih yang terbaik supaya bisa dapat hasil yang terbaik juga. Semangat!!

Well, kupikir cukup sampai di sini random talks seminggu sebelum UN-nya. Untuk postingan selanjutnya, aku akan menuliskan profil teman-teman sekelasku //yang sebentar lagi akan saling berpisah T____T// yang nggak pernah berubah selama tiga tahun ini: Dementor, XII IPA 2!



See ya, soon! Ciao~
Saff:3 

Rabu, 09 April 2014

That 'Ruthless Reality'

4/09/2014 07:58:00 PM 0 Comments

“Too blind to face the truth, too afraid to accept the fact. That’s why you’re not more than just a coward.”

Kadang-kadang, nggak semua kenyataan yang berbeda jauh dengan ekspektasi harus kita terima dengan lapang dada.

Yang namanya ekspektasi-harapan-impian-atau apalah itu- artinya adalah sesuatu yang hanya terjadi dalam bayangan kita—atau dalam kata lain, belum terjadi. Nah, hal inilah yang bikin pola pikir orang-orang jadi berbeda. Ada yang harapannya optimis, ada juga yang pesimis. Ada yang harapannya positif, ada juga yang negatif.

Tapi, dalam masalah ini—you know what lah—orang cenderung berharap pesimis.
Just like me.

Ketika kenyataan yang kamu dapatkan ternyata berbeda jauh dengan apa yang sebenarnya kamu harapkan, hatimu menjeritkan satu kata: kecewa.
Ya, tentu aja mengecewakan. Kenyataan parah yang berbeda banget dari dugaan jelas membuat kekecewaan yang hanya kita yang tahu. Seperti ketika lagi jatuh cinta, ya kan? Berharap apakah pandangannya yang nggak sengaja bertemu ‘yang sepertinya’ memang disengaja, atau berharap apakah senyumnya saat itu diberikan untukmu atau bukan.

Kalau aku boleh menceritakan pengalaman pribadiku… Justru itu saat-saat yang paling parah buatku.

To be honest, I’ve been in love with this same boy since 10 years ago.

Entah sejak kapan, dia yang memang berada di tempat yang jauh banget, mulai terasa jauh, lebih jauh lagi dari ketika kami masih berada di sekolah yang sama.
Ada satu rasa yang mengganggu—rasa di mana seorang cewek tahu ketika her crush mulai menjauh karena dia menemukan seseorang. Seseorang yang statusnya sama seperti status dia di matamu. And yes, he pushed me away.

Nggak pernah ada lagi balasan dari segala jenis kontak yang kukirim. Nggak pernah ada lagi kontak yang dimulainya duluan. Dan jika ada balasan pun, sikap yang diberikannya berbeda dengan sebelumnya.

Di sini ekspektasi itu muncul.
Mungkin dia terlalu sibuk untuk mengecek inbox emailnya, atau mungkin terlalu banyak tugas di sekolahnya, atau mungkin pulsanya habis.

Tapi lama kelamaan, semua ekspektasi positif itu semakin nggak masuk akal. Yang lebih terlihat justru pada kenyataannya, pada faktanya, he really pushed me away. He rejects my feelings implicitly.

Harusnya aku mau menerima semua fakta itu. Harusnya aku mau melihat kenyataan itu. Sayangnya, itu semua terhalang dengan ketakutan yang tiba-tiba datang. In the end, I am just a coward. Refusing the facts seems like the better way than accepting it.

Dan itu semua rasanya benar-benar sakit. Kita tahu itu benar, tapi kita menolak untuk setuju akan kebenaran itu. Hahahaha.

Right now, I’m trying to control my feelings. Setiap kali keinget tentang itu, rasanya benar-benar sakit sampai aku sendiri nggak kuat menahannya. Jadilah semuanya pecah. Meledak.

Mungkin kita nggak harus menerima kenyataan pahit itu secara langsung, tapi kita tetap nggak boleh menolak kenyataan itu. Kekecewaan yang didapatkan ketika kita menolak kenyataan pahit itu jauh lebih besar dibandingkan ketika kita menerima kenyataan itu walaupun pelan-pelan.

Time really heals, but it needs a long time.

Aku belum tahu gimana akhir dari semua ini, karena batas itu belum datang. Tapi aku benar-benar harus percaya tentang hal itu. Tentang waktu yang memang akan menyembuhkan meskipun membutuhkan waktu yang lama.

Pada akhirnya, kita memang harus menyerah kalau yang kita kejar memang benar-benar bukan untuk kita. Kenyataan yang berbeda jauh dari ekspektasi kita nggak harus langsung diterima, tapi harus diterima dengan pelan-pelan. Slow but sure. Meski sakit—percayalah, rasanya nggak akan sesakit ketika kita menolaknya.

And of course, kita butuh keberanian yang luar biasa untuk itu.

Minggu, 14 Juli 2013

Top 7 Anime

7/14/2013 09:45:00 PM 3 Comments
Liburan kenaikan kelas bakal berakhir dua hari lagi, dan malam ini aku memposting tulisan tentang hal yang kulakukan selama liburan yaaaaaaaaaang cepat banget berakhirnya.

Setiap malam, laptop selalu nyala. Buat bikin tugas,, bukan, tentu aja buat nonton. Nggak cuman anime sih yang kutonton, tapi juga beberapa film dan drama Jepang dan Korea yang selalu berakhir dengan air mata di mana-mana (hiks T_T). Tapi meskipun endingnya sedih, ceritanya nggak picisan, kok. Konsep ceritanya bagus banget dan akting mereka juga bagus. Lebih asyik lagi nonton drama Jepang dan Korea yang diperanin sama aktor yang kita suka. Dijamin, nontonnya bakalan lebih seru! Hahaha.

Eh tunggu dulu, sekarang yang mau kubahas adalah soal anime. Sebenernya, aku punya satu folder anime dengan isi berjumlah 29 buah. Masih sedikit ya?-_- Saking banyaknya, aku jadi malas menontonnya. Jadi, yang kutonton baru beberapa saja. Makanya, di sini aku buat tingkatan anime yang bagus hanya sejumlah dengan anime yang sudah kutonton!

Tapi tapi tapi, tunggu dulu. Anime-anime yang kumasukkan ke dalam sini out of anime-anime berepisode banyak dan lebih dari seratus, tetapi tetap favoritku, yaitu Naruto, Detective Conan dan Digimon.

Penilaian ini hanya berdasarkan opiniku, lho. Nggak ada campur opini orang lain, soalnya ini berurutan berdasarkan anime yang kusuka!


7. Ao no Exorcist




Anime ini bercerita seperti judulnya, yaitu tentang exorcist atau pengusir setan. Tokoh utamanya adalah Okumura Rin dan Okumura Yukio. Mereka anak kembar dari seorang pendeta sebuah gereja. Rin adalah anak yang bodoh, konyol dan tidak panjang pikir―seperti tokoh-tokoh bodoh di anime lain―tetapi sebenarnya ia adalah anak yang baik hati dan bijaksana. Sifat-sifatnya jelas berbeda dengan kembarannya yang cerdas, pandai dan bahkan mendapat beasiswa untuk diterima di sebuah sekolah yang bagus.
Masalah pada anime ini dimulai sejak ayah Rin dirasuki setan yang mengaku bahwa Rin adalah anak setan sehingga ia seharusnya berada di Gehenna, yaitu sebuah tempat yang sama seperti bumi tetapi ditinggali oleh para setan. Karena gerbang Gehenna terbuka itulah, para setan mulai memasuki bumi dan para exorcist mulai bekerja. Ayahnya sempat kembali ke dalam jiwanya yang menyelamatkan Rin dengan membunuh dirinya sendiri. Olehnya, Rin diberikan sebuah pedang yang merupakan cara untuk Rin berubah menjadi setan. Ia lalu bersekolah di tempat yang sama dengan kembarannya―karena di sekolah tersebut ternyata memiliki sebuah kelas untuk murid-murid yang berminat menjadi exorcist― yang ternyata adalah seorang guru exorcist di sana.

Anime ini lumayan bagus, tetapi agak membosankan. Dalam 25 episode, anime ini cukup keren. Setiap episode berbeda cerita dalam kehidupan Rin sehari-harinya. Ia yang merupakan seorang setan berjuang keras menjadi exorcist. Selain itu, ada sebuah rahasia besar yang terdapat pada diri kembarannya sehingga Rin harus berusaha untuk menyelamatkannya dari pembukaan gerbang Gehenna sekali lagi.
Soundtrack anime ini juga cukup asyik didengar. Pada episode 1-12, opening theme nya adalah Core Pride dari Uverworld, sedangkan closingnya adalah Take Off dari 2PM. Mulai dari episode 13-25, opening theme nya adalah In My World dari Rookiez is Punk’D sedangkan closing nya adalah Wired Life.

6. Hyouka


Anime yang satu ini bercerita tentang kehidupan sekolah seorang Oreki Houtarou yang menganggap kisah SMA-nya bakalan biasa saja dan nggak akan ada hal yang surprising dan menyenangkan dari masa sekolahnya. Akan tetapi, kakak perempuannya yang tinggal di luar negeri menyuruhnya untuk masuk ke dalam sebuah klub sastra yang tidak terkenal di sekolahnya yang bernama Hyouka. Ketika ia bergabung dalam klub itu, ia dan sahabatnya sejak SMP yang bernama Fukube Satoshi bertemu dengan seorang cewek bernama Chitanda Eru yang cantik dan selalu penasaran. Klub yang tadinya sebatas ruang lingkup sastra saja akhirnya berubah menjadi kumpulan detektif dan menyelidiki hal-hal biasa tetapi misterius. Selain karena permintaan Chitanda yang selalu penasaran dan membuat Oreki tidak bisa menolak, mereka bertiga juga menikmati kebersamaan antara mereka. Pada salah satu episode, cewek bernama Mayaka Ibara akhirnya bergabung dengan mereka bertiga.

Dalam 22 episode, kasus misteri yang mereka selidiki selalu berbeda setiap episodenya. Akan tetapi, kekurangan dari anime ini adalah tidak adanya lovey-dovey antara mereka berempat. Secara alami, mereka berempat anak SMA dan sangat tidak mungkin Chitanda yang amat dekat dengan Oreki sama sekali tidak jatuh cinta satu sama lain. Yah, meskipun Oreki kelihatannya menyukai Chitanda, Chitanda benar-benar begitu polos dan membuatku geregetan. Tidak ada tanda-tanda sama sekali bahwa Chitanda juga suka pada Oreki sehingga bahkan hingga episode terakhir, mereka tidak jadian. Berbeda dengan Mayaka dan Fukube. Mayaka yang menyukai Fukube (yang disebutnya dengan Fuku-chan) sejak SMP akhirnya mendapat balasan perasaan yang sama dari Fukube pada episode 21 *spoiler hehe* meskipun tidak ditunjukkan bahwa mereka jadian setelahnya.

5. Another


Berpindah ke genre thriller, anime yang satu ini benar-benar keren dan mengerikan. Anime yang menceritakan tentang Kouichi Sakakibara yang baru pindah ke sebuah kota kecil ini bersekolah di sebuah sekolah yang mengerikan. Sekolah dan kota kecil tempatnya pindah ternyata terkutuk. Di dalam sebuah kelas di sekolahnya, akan ada satu orang anak yang ternyata hantu dan menyamar untuk menjadi manusia. Oleh karena itu, di kelas tersebut harus ada satu orang anak yang diabaikan kehadirannya karena dianggap sebagai anak yang ternyata hantu dan menyamar menjadi manusia, entah siapapun itu. Dalam kelas Kouichi, anak yang diabaikan tersebut adalah seorang anak perempuan berambut pendek dan memiliki sepasang mata yang berbeda warna. Anak perempuan bernama Mei Misaki itu selalu menutup sebelah matanya yang merupakan mata boneka dan dapat melihat hal yang tidak dapat dilihat orang biasa. Hal ini tentu saja membuat Kouichi penasaran sehingga Kouichi tetap menganggap Misaki ada dalam kelasnya. Karena hal itu, anak-anak di kelas pun mengabaikan keberadaan Kouichi juga. Akan tetapi, tak lama setelah itu terjadi karma dari kutukan itu. Satu persatu, anak-anak di dalam kelas mengalami kecelakaan yang membuat mereka terbunuh seketika. Tidak hanya anak-anak itu, keluarga dari anak-anak itu juga mengalami kecelakaan yang membuat mereka terbunuh. Selain itu, kecelakaan yang membunuh tersebut pun tidak tanggung-tanggung. Hampir semuanya mati dengan cara yang sadis dan mengerikan.

Meskipun hanya dalam 13 episode, anime ini menyuguhkan cerita dan konsep yang menarik dan keren. Untuk penggemar thriller, anime ini bener-bener recommended.

4. Sword Art Online


Untuk para penggemar anime, Sword Art Online pastilah tidak asing didengar. Anime ini adalah salah satu anime favoritku sepanjang masa―tentu saja karena ada Kirito di situ.

Anime ini bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama Kirigaya Kazuto yang menggunakan nama Kirito sebagai nama dari karakter game online yang ia mainkan. Game online yang ia mainkan ini rupanya menjadi gerbang masuk ke dalam dunia game secara nyata. Dengan menggunakan NerveGear yang berbentuk sebuah helm, para pemain tidak bisa dipaksa keluar dari game tersebut oleh orang luar. Para pemain pun tidak bisa sign out dari game  karena Kayaba Akihiko―pembuat game tersebut menginginkan hal yang berbeda dari sebuah game online. Apabila pemain game tersebut dipaksa dibuka NerveGear-nya, ia akan mati karena akan timbul suatu sinyal berfrekuensi tinggi yang bisa merusak otak. Sementara, apabila pemain dalam game kalah karena pertarungan hingga Hp atau kondisi darahnya 0, maka ia akan mati dari game dan dari dunia nyata. Selain itu, game ini memiliki 100 lantai, di mana untuk menaiki lantai selanjutnya harus menghadapi bos lantai di tempat tertentu. Untuk memenangkan game ini, pemain tersebut harus menyelesaikan semua lantai. Maka pantas saja jika game ini dapat disebut sebagai death game.

Tokoh utamanya yang bernama Kirito ini adalah cowok dengan wajah tampan, sifat baik hati dan suka menolong sehingga banyak pemain cewek dalam game ini yang menaruh hati padanya. Sayangnya, Kirito justru saling menyukai dengan seorang pemain game cewek bernama Yuuki Asuna. Mereka menikah dalam game dan Kirito yang cinta mati pada Asuna bertekad akan menolong Asuna yang terjebak dalam game rancangan orang lain yang mengambil alih dan merekayasa game Sword Art Online yang mereka mainkan sebelumnya.

Soundtrack dari anime ini adalah favoritku karena lagu-lagunya menyenangkan. Opening episode 1-14 adalah Crossing Field dari LiSA, sedangkan closingnya adalah Yume Sekai dari Haruka Tomatsu. Opening dari 15-25 adalah Innocence dari Aoi Eir sedangkan closingnya adalah Overfly dari Luna Haruna.

3. Mirai Nikki


Balik lagi ke genre thriller, anime berjudul Mirai Nikki yang artinya Future Diary. Anime ini menceritakan tentang sebuah survival game untuk menggantikan keberadaan Deus, yaitu seorang dewa waktu dan tempat yang semakin tua karena dimakan usia. Survival game ini diikuti oleh dua belas orang biasa yang masing-masing diberi sebuah kemampuan untuk mengetahui dan memprediksi masa depan. Mereka harus saling membunuh hingga tersisa satu orang untuk menggantikan Deus.

Karakter utama anime ini adalah seorang anak laki laki yang lemah dan cengeng bernama Yukiteru Amano. Ia benar-benar pengecut dan tidak bisa melakukan apa-apa pada awalnya, sehingga ia bergantung pada seorang cewek yang rupanya menaruh hati padanya dan juga merupakan seorang pemain game survival itu, yaitu Yuno Gasai. Jika itu demi Yukkii, Yuno akan melakukan segala hal termasuk membunuh siapapun yang berani membuatnya celaka. Oleh karena itu, mereka berdua menjadi pasangan terkuat dalam survival game ini. Yukkii menjadi orang yang difavoritkan Deus untuk menggantikannya, sementara Yuno menjadi orang yang difavoritkan Murmur―entah apa sebenarnya perannya di sini, tetapi Murmur lebih terlihat seperti peliharaan Deus yang nggak tahu diri-_-.

Tokoh favoritku di sini bukan tokoh utama, soalnya Yukkii cengeng dan pengecut sih-_- Jadi di sini, aku justru lebih suka dengan Uryuu Minene yang awalnya berniat membunuh Yukkii. Selain itu, Akise Aru juga jadi tokoh favoritku meskipun dia bukan salah satu pemain game survival dan pemegang diary seperti Yukkii, Yuno dan Uryuu.

Anime dengan jumlah episode sebanyak 26 ini benar-benar keren dan bagus banget. Selain karena konsep ceritanya yang bagus, jalan ceritanya yang penuh kejutan juga benar-benar keren. Opening dari anime ini adalah Kuusou Mesorogiwi dari Yousei Teikoku sementara closingnya adalah Blood Teller dari Faylan di episode 1-14. 

2. Ano Hi Mita Hana no Namae o Bokutachi wa Mada Shiranai


Untuk genre yang sedih-sedih, anime ini jadi juaranya. Meskipun cuma 11 episode, tapi anime ini sukses banget bikin nangis. Selain jalan ceritanya yang bener-bener bagus, secara keseluruhan anime ini bagus banget. Bener-bener bagus, dijamin nggak nyesel nontonnya.

Anime ini bercerita tentang persahabatan enam orang anak sejak kecil, di mana tokoh utamanya yaitu Jintan yang menjadi pemimpin. Ketika mereka masih kecil, salah seorang dari enam sahabat itu meninggal karena terhanyut sungai. Cewek cantik itu bernama Menma, yang rupanya menghantui Jintan sepanjang musim panas. Menma muncul kembali sebagai hantu karena menurutnya ada satu harapan yang sangat diinginkannya dan belum tercapai ketika ia masih hidup. Sehingga akhirnya, Menma menagih janji itu kembali dan mewujudkannya dengan bantuan Jintan yang hanya bisa melihatnya.

Untuk Jintan yang sudah lama menutup diri dari empat sahabatnya itu, berkumpul bersama-sama dan meminta bantuan mereka untuk mengabulkan permintaan Menma. Meskipun terasa aneh dan awkward ketika mereka berkumpul lagi seperti ketika mereka masih kecil, mereka tetap berjuang keras demi bisa mewujudkan permintaan Menma.

Anime ini memiliki soundtrack yang baguuuuus banget dan pastinya bakalan jadi favorit kita ketika selesai menonton anime ini. Opening nya adalah Aoi Shiori dari Galileo dan closingnya adalah Secret Base~Kimi ga kureta mono (10 years after version) oleh Scandal.

1.    Mawaru Penguindrum


Dan inilah dia, sang jawara: Mawaru Penguindrum!
Anime ini, satu kata deh, SUGOI! Anime ini bergenre hampir semuanya dan penggabungannya keren banget. Ada romance, sedih, thriller dan banyak lagi. Pokoknya, anime dengan banyak genre ini bener-bener bagus.
 
Anime ini menceritakan tentang tiga anak keluarga Takakura, yaitu Kanba, Shouma dan Himari. Kanba berambut merah, Shouma berambut biru sementara Himari adalah cewek cantik berambut kuning. Mereka adalah tiga anak yang saling menyayangi. Kanba dan Shouma adalah anak kembar dan mereka berdua amat menyayangi adik perempuan mereka satu-satunya yang memiliki penyakit keras. Suatu hari ketika mereka bertiga sedang berkunjung ke kebun binatang, Himari yang sedang berada di depan akuarium penguin pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa Himari tidak dapat tertolong.
 
Akan tetapi, terjadi sebuah keajaiban. Himari dapat hidup lagi berkat adanya tutup kepala berbentuk penguin yang menyebabkan Himari memiliki kepribadian lain. Kepribadian Himari yang lain ini menyuruh Kanba dan Shouma untuk mencari sesuatu bernama Penguindrum yang tidak diketahui bentuk dan jenisnya apa. Jika mereka tidak mencarinya, maka Himari akan mati. Dengan mati-matian, Shouma dan Kanba berusaha keras mencari Penguindrum yang dikabarkan ada kaitannya dengan seorang cewek bernama Ringo Oginome. Kanba dan Shouma―dengan bantuan dua penguin mereka yang imut banget―berusaha keras untuk meminta benda bernama Penguindrum itu dari tangan Ringo.
 
Dan mereka semua, masing-masing memiliki sebuah rahasia besar yang sama sekali tidak kita duga. Semua cerita dalam anime ini benar-benar mengejutkan. Hal inilah yang membuatku memilih anime ini menjadi anime terfavorit sepanjang masa.
 
Anime dengan jumlah episode sebanyak 24 ini memiliki opening yang berbeda. Untuk episode 1-14, judul lagunya adalah Nornir, sementara lagu untuk episode 15-24 adalah Boys, Come Back to Me. Masing-masing lagu itu dinyanyikan oleh Etsuko Yakushimaru.

sumber gambar: Google.